Budaya

Dalam bebapa minggu ini saya menonoton beberapa film yang menyuguhkan nuansa budaya Cina, yaitu Kungfu Panda dan Red Cliff. yah mungkin salah satunya film yang sudah lama. tapi bukan itu yang perlu dipikirkan. Yang saya perhatikan adalah bagaimana orang Cina bisa menampilkan kehebatan dan kemegahan budaya yang dimilikinya. Mereka (orang Cina) mau dan rela budayanya dieksplorasi dan dieksploitasi – dalam hal ini dalam bentuk film. Mereka bisa bangga dengan ekplorasi yang dilakukan terhadap mereka tanpa takut kebudayaan tersebut hilang karena eksplorasi itu. Justru hal itu menjadikan budaya mereka menjadi lebih dikenal dunia. Dan keadaan ini sepertinya berbanding terbalik dengan yang terjadi dengan budaya Indonesia. Budaya Indonesia cenderung tidak dikenal di dunia karena kurangnya usaha mengenalkan budaya ke dunia. Sangatlah sedikit usaha – seperti halnya film tadi – yang bisa menjadi bentuk pengenalan budaya kita kepada dunia. Bahkan karena sedikitnya usaha-usaha pengenalan itu, memberikan peluang kepada Negara lain sehingga mereka bisa “mencuri” dan mengakui budaya tersebut merupakan budaya milik mereka. Tentunya kita masih ingat beberapa budaya kita – seperti reog, batik dan lainnya – yang dilansir oleh bangsa lain sebagai budaya mereka.

Di samping itu, tidak ada kesadaran dari para pemuda Indonesia untuk mengenal dan mempelajari budaya sIndonesia. Padahal kesadaran itu sangatlah diperlukan untuk melestarikan budaya yang ada. Jika itu bisa, maka niscaya budaya yang ada akan bisa dilestarikan. Saya sedikit bersyukur dengan adanya program televisi yang banyak menceritakan berbagai budaya yang ada. Tetapi jika dilihat, kebanyakan pelaku budaya tersebut adalah para sesepuh yang tentunya sudah berumur. Tidak atau jarang terlihat pelaku budaya tersebut adalah pemuda atau orang yang lebih muda. Jika ini terus terjadi, ketika sang pelaku budaya tadi – yang sudah tidak muda lagi – meninggal dan tidak ada yang mewarisinya, maka budaya tersebut akan hilang terkubur bersama jasad sang pelaku budaya tersebut. Apakah ini akan selalu terjadi di negeri Indonesia ini, yang merupakan negeri dengan ribuan budaya. Kapankah kesadaran untuk melestarikan budaya itu ada dalam benak para pemuda yang menjadi penerus para orang tua. Entah bagaimana usaha yang bisa dilakukan agar para pemuda di negeri ini bisa sadar akan kelestarian budaya yang ada. Semoga kesadaran akan budaya ini segera tertanam dalam jiwa para penerus bangsa ini

Add comment February 7, 2009

Gratis

Kalau dipikir-pikir, seringkali kita-kita ini menyukai yang gratis atau gratisan. biasanya orang banyak suka mendapat sesutau yang gratisan. misalnya sampel produk gratis, gratis pulsa, minuman gratis, makan gratis dan gratisan-gratisan lain yang banyak jenisnya. Tebakan saya, sangatlah jarang seseorang yang menolak untuk menerima sesuatu yang diberikan secara gratis. Tabiat ini seakan sangatlah melekat dalam jiwa orang-orang. Tabiat ini menyatakan seseorang yang senang menerima sesuatu yang didapat secara Cuma-Cuma tanpa ada usaha atau usaha yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Semua yang diberikan secara gratis itu rela diterima karena memberikan keseenangan ataupun manfaat.

Bagi si pemberi, sebenarnya ia tidak memberikannya secara Cuma-Cuma, tetapi tentunya ada sesuatu yang bisa ia dapatkan dari pemberian itu. Sebagai contoh, suatu perusahaan memberikan suatu produk secara gratis, dengan harapan ia dapat menambah jumlah customernya. Atau seorang teman yang mentraktir temannya pada saat ia mendapatkan suatu rezeki, ia mengharapkan doa dari para temannya itu dan sebagainya.

Tetapi jika dibalik posisinya, apakah pernah terpikir oleh kita untuk memberikan sesuatu secara Cuma-Cuma? Tanpa mengharapka balasan? Contoh yang paling kongkrit adalah pernahkah atau seringkah terbersit di kepala kita untuk memberikan sumbangan untuk saudara kita dengan Cuma-Cuma ataupun sukarela. Hendaknya ini menjadi bahan pikiran kita, karena selama ini kita selalu ada dalam posisi ‘tangan dibawah’ atau orang yang menerima. Kita patut menanyakan kepada diri kita, seberapa sering kita memposisikan diri sebagai ‘tangan yang diatas’ atau orang yang memberi.

Jika menilik dari suatu hadis Nabi Muhammad SAW; “Tangan yang diatas lebih baik daripada tangan yang dibawah”. Banyak dari kita tentunya mengetahui makna dari hadis itu, bahwa tangan yang diatas adalah orang yang memberi dan tangan yang dibawah adalah orang yang menerima. Dari hadis itu juga, kita tau bahwa orang yang menerima itu lebih baik, sedangkan orang yang menerima itu tidak lebih baik, atau bisa diartikan orang yang memberi itu memiliki derajat yang tinggi dan orang yang menerima itu memiliki derajat yang lebih rendah. Akankah kita terus menjadi orang yang senang menerima gratisan, menerima pemberian, orang yang berada pada posisi ‘tangan dibawah’ yang memiliki derajat yang lebih rendah? Kapankah kita bisa beranjak kepada posisi ‘tangan diatas’, memiliki derajat yang lebih tinggi sebagai orang yang memberi? Tentunya kita ini patut kita renungkan dalam pikiran kita.

Add comment February 1, 2009

8 Hal yang Paling Fatal Sehabis Makan

dapat dari milis tetangga….. moga bermanfaat…

8 Hal yang Paling Fatal Sehabis Makan

(Erabaru.or. id) – Kita tahu makan minum yang tidak
sehat mungkin akan menyebabkan penyakit yang
menakutkan, namun, acap kali kita juga sering
mengabaikan beberapa kebiasaan kecil sehabis makan,
dan diluar dugaan kebiasaan hidup yang tidak baik ini
besar kemungkinan menjadi “pembunuh” yang
sewaktu-waktu menimpa kita.

1 . Makan buah-buahan
Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah
kebiasaan yang keliru. Setelah makanan masuk ke
lambung, lambung membutuhkan waktu 1-2 jam untuk
mencerna, jika seusai makan lalu menyantap buah, buah
akan terhambat oleh makanan yang telah lebih dulu
disantap, akibatnya buah-buahan tidak bisa tercerna
secara normal. Jika berlangsung lama, akan menyebabkan
gejala perut kembung, diare atau susah buang air besar
dan gejala lainnya.

2 . Minum teh kental
Minum teh seusai makan, dapat mengencerkan getah
lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan makanan.
Selain itu, daun teh banyak mengandung tanin (asam
tanat), jika minum teh seusai makan, akan membuat
protein yang belum sempat dicerna lambung menyatu
dengan asam tanat dan membentuk sedimen yang tidak
mudah dicerna, sehingga mempengaruhi serapan protein.
Teh juga dapat menghambat serapan zat besi, jika
keadaan demikian berlangsung lama dapat terjadi gejala
anemia karena kurang zat besi.

3 . Merokok
Bahaya merokok sehabis makan lebih besar 10 kali lipat
dibanding hari-hari biasa! Ini dikarenakan peredaran
darah pada saluran pencernaan sehabis makan meningkat,
akibatnya sejumlah besar kandungan dalam rokok yang
tidak baik bagi kesehatan diserap, sehingga bisa
merusak hati, otak besar dan pembuluh darah jantung
dan menyebabkan penyakit pada aspek-aspek terkait ini.

4 . Mandi
Mandi sehabis makan, volume aliran darah pada
permukaan tubuh akan meningkat, dan volume aliran
darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang,
sehingga membuat fungsi pencernaan usus lambung
melemah, dan menyebabkan pencernaan buruk.

5 . Mengendorkan ikat pinggang
Mengendorkan ikat pinggang setelah makan, meskipun
terasa agak nyaman, tapi hal tersebut dapat
mengakibatkan turunnya tekanan dalam rongga perut,
memaksa lambung turun (terjuntai). Jika kebiasan
tersebut terus dilakukan, akan benar-benar mengidap
lambung turun.

6 . Makan angin (berjalan-jalan)
“Makan angin” sehabis makan, bukan saja tidak dapat
hidup “99″ (panjang umur), bahkan karena meningkatnya
volume olahraga sehingga dapat mempengaruhi saluran
pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula,
fungsi jantung melemah, penyempitan pembuluh darah,
banyak berjalan seusai makan akan timbul gejala
tekanan darah menurun dan lain-lain gejala.

7 . Berkaraoke
Seusai makan isi lambung kita membesar, dinding
lambung menjadi tipis, volume aliran darah meningkat,
saat demikian, bernyanyi dapat membuat sekat ronga
badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah,
jika ringan akan menyebabkan pencernaan buruk,
sebaliknya dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan
gejala penyakit lainnya.

8 . Mengemudikan mobil
Rawan terjadi kecelakaan jika habis makan lalu
menjalankan kendaraan. Ini dikarenakan sehabis makan
lambung dan usus membutuhkan sejumlah besar darah
dalam mencerna makanan, mengakibatkan organ otak besar
kekurangan darah untuk sementara waktu, sehingga
dengan demikian dapat menyebabkan kesalahan
operasional.

2 comments February 1, 2009

Matikan Autoplay

Penyebaran virus computer yang tidak terkoneksi langsung dengan internet sebagian besar (menurut pengamatan saya diperkirakan hampir 90%) disebabkan karena autoplay yang aktif. Media penyebarannya adalah media simpan yang dihubungkan dengan computer, seperti misalnya CD ataupun USB Flashdisk. Oleh karena autoplay yang aktif, maka ketika media tersebut dimasukkan atau dihubungkan ke dalam computer, maka dengan leluasa virus akan menyebar dengan “memboncengi” autoplay. Hal ini juga disebabkan karena kebanyakan virus sekarang dibekali dengan kemampuan menyebar lewat autoplay tersebut. Oleh karena itu antisipasi yang dilakukan adalah mematikan autoplay yang merupakan jalan masuk dari virus.

Adapun cara mematikannya cukup sederhana, langkahnya adalah

  1. Buka Start Menu – Run
  2. Selanjutnya ketik gpedit.msc
  3. Lalu akan tampil jendela “Group Policy”. Selanjutnya pada Computer Configuration, pilih Administrative Tools – System, dan di sebelah kanan pilih Turn Off Autoplay. Pilih Enable – All Drive
  4. Cara yang sama juga dilakukan pada User Configuration

Dengan ini maka fitur autoplay akan mati/ tidak aktif sehinga penyebaran virus lewat jalur ini akan busa diantisipasi.

Winrar

Pengunaan winrar adalah cara selanjutnya untuk antisipasi penyebaran virus tanpa menggunakan antivirus. Winrar disini digunakan sebagai penjelajah atau Explorer sebagai ganti dari penggunaan Windows explorer. Dengan menggunakan winrar kita dapat menjelajahi dan melihat isi drive yang ada dalam computer, tak terkecuali USB Flashdisk yang merupakan salah satu jalur penyebaran virus seperti yang disebutkan sebelumnya.

Mengapa menggunakan winrar? Ini dikarenakan winrar dapat menjadi penjelajah dan system yang digunakan winrar adalah frame to frame tidak seperti windows explorer yang memungkinkan terjadinya penyebaran virus.

Cara menggunakan winrar dalam melakukan penjelajahan adalah dengan menggunaka tanda panah yang ada di samping kolom yang menunjukkan direktori. Dengan ini kita dapat menuju ke drive yang diinginkan sehingga dapat dilihat isinya apakah terdapat virus ataupun tidak. Selanjutnya ketika ada file yang diduga sebagai virus maka dapat langsung dihapus.

contoh gambar mematikan autoplay

ni gambar contoh mematikan autoplay

Add comment January 7, 2009

Penulisan Binomial Numenclatur

Binomial Numenclatur adalah system penulisan nama ilmiah bagi makhluk hidup. Sebutan lain dari Binomial Numenclatur adalah penulisan nama latin dari makhluk hidup. Penulisan ini diatur untuk mencegah kekacauan pada penamaan makhluk hidup. Dengan adanya binomial numenclatur ini, para ilmuan, mahasiswa dan atau semua orang yang memerlukan penamaan bagi makhluk hidup dapat terbantu. Dengan ini penamaan makhluk hidup dapat disusun dengan lebih teratur. Penamaan ini pertama kali dicetuskan oleh seorang naturalis berkebangsaan Swedia, Carl van Linne (atau dalam bahasa Latin disebut Carolus Linneaus). Seiring dengan perkembangan ilmu biologi, sistem binomial numenclatur juga ikut berkembang, disamping makin banyaknya makhluk hidup yang ditemukan.

Sistem penamaan ini berkembang dari yang sederhana sampai dengan yang sekarang digunakan. Aturan yang ada saat ini masih baku digunakan di universitas-universitas, sekolah-sekolah dan juga dalam jurnal-jurnal serta buku-buku ilmiah.

Secara umum standar penulisan dari Binomial Numenclatur adalah sebagai berikut:

  1. Nama ditulis menggunakan dua kata dalam bahasa Latin.
  2. Kata pertama menunjukkan nama Genus dari makhluk tersebut
  3. Kata kedua menunjukkan spesies dari makhluk tersebut
  4. Huruf pertama dari kata pertama ditulis dengan huruf besar/ kapital
  5. Huruf pertama dari kata kedua ditulis dengan huruf kecil
  6. Kedua kata ditulis miring
  7. Alternative bagi penulisan miring adalah dengan menggunakan penulsan menggunakan garis bawah.

Tulisan ini ditujukan bagi media cetak (tentunya) yang kurang memperhatikan aturan penulisan nama ilmiah bagi makhluk hidup (baik hewan maupun tumbuhan). Aturan penulisan ini dinamakan Binomoial Numenclatur dan sudah menjadi standar internasional bagi penulisan nama ilmiah. Pada masa sekarang ini banyak media cetak yang tidak terlalu memperhatikan aturan penulisan ini, padahal media cetak merupakan media informasi yang dibaca oleh masyarakat luas. Tentunya masyarakat (cukup) mempercayai apa yang ditulis dalam media cetak sehingga selanjutnya menjadikannnya sebagai patokan (dalam hal ini dalam masalah keilmuan). Jadi jika kemudian apa yang dituliskan dalam media cetak mengandung kesalahan, kemudian masyarakat luas membacanya dan mempercayainya tanpa tinjauan kritis, maka yang terjadi adalah kesalahan yang beruntun yang tidak dapat terbantahkan. Kasus seperti ini sering terjadi dalam permasalan keilmuan dalam kaitannya dengan penulisan istilah-istilah ilmiah. Melalui tulisan ini, penulis mencoba untuk mengingatkan kepada pihak media cetak agar dapat lebih memperhatikan penulisan istilah ilmiah bukan hanya pada penulisan istilah biologi (contoh: Binomial Numenclatur), tetapi juga penulisan istilah ilmiah lainnya sehingga tidak terjadi kesalahan yang beruntun dan menghentikan kesalahan berkepanjangan yang sudah terjadi.

Sekian dari penulis, mohon maaf atas segala kesalahan.

Wallahu a’lam bi kulli al Shawab…

Wassalaam

2 comments December 18, 2008

Computational Statistics, apaan?

Computational statistics, sebuah kata yang baru-baru ini saya dengar. Kalau dibaca, mengandung berbagai makna. Kata ini mengandung dua bidang ilmu yang sedikit berbeda. Computational dan Statistics. Ada apa dengan ini?. Kalau dirunut, kita baca Computational berarti penghitungan, atau lebih dekat kepada bidang komputasi atau komputer. Sedangkan Statistics, hampir semua orang kenal kata ini, yang merupakan suatu bidang ilmu yang banyak melibatkan data. Saya sebagai orang di bidang matematika sebenarnya agak aneh melihatnya, penggabungan antara Komputasi dan Statistika. Sekedar pengetahuan, di dalam matematika ada beberapa bidang konsentrasi, ada Matematika murni, terapan, riset operasi dan yang lainnya adalah komputasi dan statistika.

Kalau kita perhatikan, matematika dalam bidang komputasi banyak mengambil peran di bidang komputer dan segala macamnya. Maksudnya, bidang matematika yang banyak membahas tentang komputasi yang menyangkut perhitungan dalam komputer dan lain sebagainya. Dan ini adalah bagian dari matematika. Sedangkan statistika, merupakan bidang matematika yang banyak berhubungan dengan data dan analisanya (maaf kepada anak stat kalo saya kurang dalam deskripsinya..:p). Dan setahu saya kedua bidang ini – komputasi dan statistika – agak jauh dalam keterkaitannya. Tapi ternyata sekarang ada bidang yang menggabungkan keduanya yaitu Computational Statistics. Hebat kan….?!

Pada saat pertama kali bahasan ini muncul di permukaan (pikiran saya), yang kemudian saya tanyakan kepada dosen, Computational Statistics gampangnya adalah penghitungan atau aplikasi statistika digabungkan dengan komputasi. Sebagai contoh, dosen saya menerangkan, ada beberapa rumus dalam statistika yang dapat dianalisa dengan komputasi. Misalnya, rumus mean (rata-rata) atau varinasi – sebenarnya ada lebih dari satu* – yang satu dibandingkan dengan rumus variansi yang lain menggunakan suatu program/ k0de komputer. Dengan kode komputer ini dianalisa kompleksitas dari rumus-rumus itu, yang manakah rumus yang lebih efisien, dalam arti kompleksitasnya lebih kecil. Itu mungkin salah satu gambaran kecil dari Computational Statistics. Tapi sebenarnya penerapan yang ada dalam bidang ilmu ini sangatlah banyak. Ada penerapan komputasi, permodelan, bahkan database yang diterapkan dalam statistika. Sungguh luar biasa… (ternyata masih banyak ilmu yang belum dipelajari di dunia ini..!).

Ini sedikit penjelasan dari buku: (  Computational Statistic Handbook with Matlab. Wendy L. Martinez, Anggel R. Martinez. CHAPMAN & HALL/CRC)

“Computational statistics adalah suatu bidang yang menarik dan tergolong baru dalam statistik. Disamping terdapat banyak bidang statistik dasar klasik dalam fungsi parameter dan asumsi, pendekatan computational statistics adalah dengan membiarkan data ‘berbicara’ tentang adanya. Adanya komputer dengan kemampuan pengolahan bilangan, mrerupakan cara untuk menampilkan struktur dua sampai tiga dimensi dalam layar, yang membuat perhitungan statistik dapat digunakana dalam analisa banyak data.
Computational statistics banyak menggunakan angka dalam penggunaanya. Metode dalam computational statistics diantaranya dapat membantu dalam menganalisa untuk menggambarkan penjelasan analisa data dalam teknik estimasi kepadatan probabilitas yang rumit, metode monte carlo*, dan visualisasi multidimensi dengan baik .”
* tambahan :
Saya baru tau kalau ternyata dalam statistik beberapa rumus memiliki bentuk yang berbeda, diantaranya yang saya tau yaitu rumus variansi dan rata- rata. Makanya saya bisa menggunakan kasus ini untuk penerapan metode Computational statistics .
* tambahan lagi:
Kalo metode monte carlo ini memang salah satu metode yang khusus digunakan dalam analisa perhitungan yang rumit. Metode ini digunakan dalam perhitungan menggunakan integral tinggkat tinggi (kalo integral masih satu atau dua, malah g bisa pake metode ini..!), atau dalam metode yang kompleks, nonlinier dan memiliki parameter yang tidak tetap…(nah lho apaan lagi tuh…?!)

Add comment December 7, 2008

Darussunnah, (gak) Cuma Buat Anak Yang Kuliah Agama

“Taufik bin Masyriqon, takhrij wa dirasah yudisium Jayyid”

Itulah salah satu penggalan dari prosesi wisuda sarjana ke-6 di Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darussunnah. Sebelumnya perlu diketahui, bahwa Darussunnah adalah sebuah lembaga yang bisa dibilang pesantren mahasiswa yang berlokasi di Kawasan Ciputat yang berdekatan dengan UIN Jakarta, yang di pengajarannya memfokuskan diri pada penguasaan mahasantri terhadap hadis Nabi dan ilmu hadis serta berbagai ilmu lainnya sehingga para mahasantri yang sudah lulus dan mendapat gelar Lc (liscense) kelak dapat melestarikan eksistensi hadis nabi sebagai salah satu sumber bagi syariat Islam. Darussunnah dipimpin oleh seorang ahli hadis asal Pekalongan Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Ali Mustafa Ya’kub yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.

Lalu apa hubungannya dengan si Taufik, mahasiswa kuliah umum-agama dan lainnya? Sekedar tahu, Darussunnah adalah sebuah pesantren mahasiswa yang mengajarkan hadis dan ilmu-ilmu agama lainnya yang sumbernya berasal dari literatur kitab-kitab arab dan pengajaran sehari-harinya menggunakan bahasa arab. Dan Darussunnah itu para mahasantrinya adalah kebanyakan adalah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. Sekarang, darusunnah yang notabenenya adalah pesantren , tentunya akan lebih didominasi oleh para mahasiswa yang bergelut di bidang agama–atau bisa dikatakan mengambil jurusan agama-, dan ini memang tidak dapat dipungkiri karena UIN Jakarta adalah universitas yang mempunyai notabene sebagai universitas Islam yang memiliki banyak jurusan agama didalamnya. Sekarang hubungannya dengan si Taufik ini adalah, bahwa si Taufik ini merupakan salah satu mahasantri Darussunnah yang sudah lulus diwisuda disana. Si Taufik ini adalah mahasiswa UIN Jakarta yang mengambil jurusan Teknik Informatika (TI) di Fakultas Sains dan Teknologi. Lalu apa yang aneh? Seperti yang sudah banyak diketahui, bahwa pesantren itu banyak didominasi oleh orang-orang yang bergelut atau punya kemampuan di bidang ilmu agama (catat: nahwu, sharaf, fiqih dsb). Tapi Taufik adalah mahasiswa jurusan umum yang bisa belajar di Darussunnah dan akhrnya bisa lulus dan mendapat gelar Lc (liscense) dari Darussunnah. Ini menandakan masih ada orang yang dapat menguasai ilmu umum dan juga ilmu agama. Dan Taufik adalah mahasantri dari jurusan umum yang lulus di Darussunnah. Sebelumnya sudah banyak mahasantri lulusan Darussunnah tapi mayoritas dari mereka adalah para mahasiswa dari jurusan agama. Ini tidaklah aneh.

Dan fenomena Taufik ini masih terus berjalan, karena di Darussunnah sekarang masih dan sudah ada mahasiswa yang menuntut ilmu di Darussunnah yang merupakan mahasiswa yang mengambil jurusan umum. Dan mereka adalah Edo Abdullah Faqih (Mahasiswa Semester 7 Jurusan Matematika-MIPA, Fakultas Sains dan Teknologi), Amirul Mu’minin (Mahasiswa Semester 5 Fakultas Psikologi) –dan sekarang Amir ini di Darussunnah menjabat sebagai Ketua Ikatan Mahasantri Darussunnah yang merupakan “BEM” di Darussunnah- , Muhammad Lutfi (Mahasiswa Semester 5 Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial), Muhammad Zidni Naf’an (Mahasiswa Semester 3 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi), Neneng Bisyaroh (Mahasiswa Semester 3 Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan) dan terakhir Ahla Aulia (Mahasiswa Semester 1 Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial). Mereka adalah para mahasiswa umum yang juga menuntut ilmu hadis di daruussunnah. Di siang hari mereka menuntut ilmu umum dan bekutat dengan teori serta rumus sedangkan di pagi dan malam hari mereka mengkaji hadis Nabi Muhammad SAW. Hal ini adalah sebuah fenomena kecil yang terjadi di dunia pendidikan, karena tidaklah banyak orang yang dapat menguasai dua bidang ilmu yang berbeda. Sehingga dengan adanya orang-orang seperti ini, Indonesia akan memiliki putra putri bangsa yang dapat menguasai bidang ilmu umum dan agama secara besamaan sehingga dapat memajukan negeri serta agamanya.

Dan terakkhir, harapan yang terbersit di hati semoga kita menjadi orang-orang yang seperti dikatakan Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Ya’kub, menjadi orang yang pinter dan bener. Pinter mengamalkan ilmunya (baik agama maupun umum) dan bener dengan berpegang teguh terhadap ilmu agama yang dimiliki. Dan semoga doa yang dipanjatkan nabi kepada sahabat Abdullah bin Umar selalu menyertai. Amin.

Allâhumma Faqqihnâ Fi al-Dîn Wa’allimnâ al-Ta’wîl

Wallâhu A’lam.[]

9 comments November 14, 2008

Pelatihan Statistik dengan SPSS

Zeta Data Analyst PUSBANGSITEK UIN JAKARTA

Gedung Akademik Pusat Lt. 2 Universitas Islam Negeri Jakarta

Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat 15412 Jakarta-Indonesia

Pelatihan Statistik dengan SPSS

“Cara Mudah Mengolah Data Penelitian dengan Statistika (SPSS)“

 

v Materi :

·       Statistik Deskriptif

·       Korelasi

·       Regresi

·       Entry Data

·       Analisa Data Kuesioner

 

v Pelaksanaan

Tanggal         : 6 Desember 2008 Pukul 10.00—16.00 WIB

Tempat          : Di Gd. PLT UIN Lt. 5

Fasilitas         : Sertifikat, Snack, Ruangan AC, Modul 1 Komp/Org

 Tutor berpengalaman

v Pendaftaran :

Tanggal 3 Nov — 3 Des 2008

Di Stand Lapangan Parkir SC & Pusbangsitek UIN Jakarta

Jam 11.00—16.00

v HTM :

·       S1 Rp. 70.000,-           

·       Umum Rp. 75.000,-

v Contact  Person :

·       Dennis  (085693342565)

·       Pandu  (02196251552)

·       Edo (085697146481)

Email: zeta.data.centre@gmail.com

4 comments November 14, 2008

Probabilitas Lailatul Qadar

1. Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.

2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

 

Ayat di atas adalah surat al-Qadr yang menceritakan tentang adanya Lailatul Qadr. Sudah umum di kalangan umat Islam bahwa dalam bulan Ramadhan Allah menyediakan satu malam yang disebut Lailatul Qadr. Malam yang dijelaskan dalam al-Qur’an lebih utama daripada seribu bulan. Dan memang lailatul qadar hanya ada dalam bulan Ramadhan dan itu hanya terjadi sekali dalam satu bulan saja. Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan keutamaan lailatul qadar dalam hadis beliau. Tapi tujuan utama saya menulis – dan tentunya disesuaikan dengan judul diatas – adalah karena lailatul qadar terjadi hanya dalam bulan ramadhan tetapi kita tidak diberi tahu kapan tepatnya itu terjadi. Yang ada hanyalah petunjuk-petunjuk yang tersurat dalam nash. Diantara clue (petunjuk) dari lailatul qadar sesuai dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam kitab Shahihnya : bahwasanya lailatul qadar terjadi pada sepuluh hari terakhir pada malam tanggal ganjil.<!–[if !supportFootnotes]–>[1]<!–[endif]–>

Clue diatas adalah bebapa petunjuk yang memperjelas terjadinya lailatul qadar. Sekarang kita membicarakan probabilitasnya. Pertama, lailatul qadar terjadi hanya pada bulan ramadhan. Anggaplah bulan ramadhan genap 30 hari, sehingga lailatul qadar terjadi pada salah satu dari 30 malam tersebut. Jadi kita nyatakan probabilitasnya adalah 1/30 atau 0.0333 untuk setiap malam dalam bulan ramadhan. Ini merupakan distribusi yang uniform/ seragam tanpa ada faktor lain. Dan dengan asumsi ini juga saya bisa berkesimpulan bahwa lailatul qadar bisa/ mungkin terjadi di malam ke berapa pun karena dalam nash baik al-Qur’an maupun Hadis tidak menyebutkan secara pasti kapan terjadinya. Kedua, dengan adanya hadis yang menyebutkan bahwa lailatul qadar terjadi (saya lebih bisa menyebutnya lebih sering terjadi ) pada 10 hari terakhir pada bulan ramadhan, maka dengan adanya asumsi ini menjadikan distribusi probabilitasnya tidak normal. Distribusi uniform terjadi jika kemungkinan-kemungkinan yang ada memiliki nilai probabilitas yang merata tidak berbeda-beda. Dengan adanya asumsi 10 hari terakhir menjadikan probabilitas untuk 10 malam terakhir bulan ramadhan menjadi lebih besar dan tidak lagi 1/30. Dan karena perubahan ini juga menjadikan distribusi probabilitas dari malam-malam lainnya/ 20 malam pertama berubah tidak lagi 1/30 lagi. Ketiga, Nabi Muhammad menyebutkan petunjuk lain bahwa lailatul qadar terjadi pada malam-malam tanggal ganjil. Asusmsi ini juga kembali merubah distribusi probabilitas bagi 20 hari pertama.

Clue Lain

Sebenarnya ada clue lain yang menyebutkan bahwa lailatul qadar terjadi pada 7 malam terakhir pada bulan ramadhan.<!–[if !supportFootnotes]–>[1]<!–[endif]–> tapi hal ini tidak menjadi masalah karena intinya Allah SWT tidak menyebutkan waktu yang pasti terjadinya lailatul qadar. Sebagai hikmahnya, ummat Islam yang ingin mendapatkan lailatul qadar dituntut untuk beribadah se-rajin mungkin di sepanjang bulan ramadhan untuk mendapatkan lailatul qadar. Dan pilihan ada pada masing-masing orang, apakah ia ingin berburu lailatul qadar hanya pada 10 atau 7 malam terakhir ataupun sepanjang bulan ramadhan.

Kesimpulan.

Dengan asumsi awal, saya berkeyakinan bahwa tidak selamanya lailatul qadar terjadi pada 10 malam terakhir bulan ramadhan – walaupun terdapat beberapa nash yang menyebutkan clue yang menunjukkan adanya pada 10 malam terakhir. Saya beralasan karena tentunya Allah SWT Maha Pengasih serta Maha Penyayang, sehingga Allah akan menurunkan lailatul qadar sesuai dengan kehendakNya, baik itu di awal, di tengah ataupun di akhir ramadhan, sehingga bagi hambaNya yang beribadah dengan rajin dalam satu bulan ramadhan penuh, niscaya ia akan mendapatkan lailatul qadar.

Sedikit saran juga, jika kita ingin mendapatkan lailatul qadar secara “otomatis”, rajin-rajinlah beribadah sepanjang bulan ramadhan, entah itu dengan tadarus Al-Qur’an, dzikir ataupun lainnya. Cara termudah adalah dengan melaksanakan shalat tarawih tanpa putus. Karena dengan kita melaksanakannya tanpa putus selama satu bulan, insya Allah – baik dirasa atau tidak, disengaja atau tidak – kita mendapatkan lailatul qadar pada salah satu malam dalam bulan ramadhan tersebut.

Wallahu a’lam bi al-Shawab


<!–[endif]–>

<!–[if !supportFootnotes]–>[1]<!–[endif]–> صحيح البخاري [ جزء 2 - صفحة 709 ]

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ( أرى رؤياكم قد تواطأت في السبع الأواخر فمن كان متحريها فليتحرها في السبع الأواخر )

<!–[if !supportFootnotes]–>


<!–[endif]–>

<!–[if !supportFootnotes]–>[1]<!–[endif]–>صحيح البخاري [ جزء 1 - صفحة 280 ]

فقال ( من كان اعتكف مع النبي صلى الله عليه وسلم فليرجع فإني أريت ليلة القدر وإني نسيتها وإنها في العشر الأواخر وفي وتر وإني رأيت كأني أسجد في طين وماء )

Add comment September 29, 2008

Nice!!

Nice ! kata itu mungkin akan terdengar dari mulut atasan ataupun teman kita. Ya, itu adalah suatu ekspresi apresiatif bagi seseorang dari rekannya. Apresiasi memang diperlukan manusia karena manusia adalah makhluk sosial dan selalu butuh atas orang lain. Apresiasi juga dapat diartikan sebagai reputasi, yang menurut Douglas McGregor (1906-1964) tergolong di dalamnya kebutuhan akan status, pengakuan, pengahargaan serta pujian dari rekan-rekan kerja. Manusia memang membutuhkan reputasi untuk dapat merasa diterima dalam kelompoknya. Seorang pekerja akan membutuhkan pengakuan dari atasannya agar ia bisa menilai bahwa hasil kerjanya memiliki nilai bagi tempat di bekerja.
Dalam bukunya – Motivation and Personality -, Psikolog Abraham Harold Maslow (1908-1970) mengatakan bahwa pada sisi kemanusiaan, manusia memiliki lima kategori kebutuhan bertingkat, dan reputasi menempati urutan keempat dari 5 urutan yang ada pada teori tersebut. Dan reputasi memang dibutuhkan dalam manajemen untuk menjamin seseorang bekerja secara bertanggung jawab serta bersenangat.
Contoh kecil dari kebutuhan reputasi adalah pada suatu tim kerja seperti misalnya susunan kepanitian suatu penyelenggaraan acara. Seorang anggota panitia pastinya memerlukan apresiasi ataupun reputasi baik dari teman maupun – dan memang seharusnya – dari ketuanya, untuk menilai bahwa dia mempunyai andil dalam tim kerja tersebut.
Apresiasi ataupun reputasi dapat diberikan dalam berbagai macam bentuk. apresiasi selain dengan menggunakan perkataan, bisa juga dengan bentuk benda atau fasilitas yang seharusnya didapatkan oleh seorang pekerja. Mungkin saja seorang rekan kerja dapat memberikan apresiasi terhadap kerja rekan yang lain dengan pujian ataupun ucapan yang membahagiakan. Dengan adanya apresiasi tersebut, sang rekan kerja akan merasa dihargai. Begitu juga oleh ketua ataupun pimpinan. Dalam contoh tim kepanitiaan suatu kegiatan, seorang anggota akan merasa dihargai bila dia mendapat apresiasi oleh ketuanya, baik dalam bentuk perkataan ataupun pemenuhan hak yang seharusnya ia terima.
Apresisasi dalam bentuk pemenuhan hak bisa berarti dengan memberikan fasillitas seperti kebutuhan logistik yang cukup bagi sang pekerja pada saat dia bekerja, karena tidak bisa dipungkiri bahwa manusai memerlukan tenaga untuk bekerja. Dan pemenuhan kebutuhan logistik tadi akan membuat sang pekerja bekerja lebih betenaga dan diamping itu juga dia bertenaga dari segi psikologis. Dengan itu sang pekerja juga akan lebih bisa bertanggung jawab atas pekerjaannya karena merasa dipercaya. Pada akhirnya, perkerjaan akan selesai dengan baik dengan terpenuhinya semua kebutuhan yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut.
Dampak postitf lain yang ditimbulkan dengan apresiasi yang baik adalah timbulnya suasana hati/ mood yang baik dan dapat mengakibatkn bertambahnya semangat dalam bekerja. Seseorang akan lebih bersemangat ketika pekerjaannya mendapat apresiasi berupa pujian atau sebagainya. Semangat yang timbul juga dapat muncul dari seseorang yang berkarya dan menampilkan karyanya di muka umum. Ketika ia mendapat apresiasi yang baik, maka ia akan lebih bersemangat dalam karya tersebut ataupun untuk membuat karya selanjutnya. Seorang pelukis tentunya akan lebih bersemangat untuk melukis kembali ketika karyanya yang ia pampang kepada khayalak umum mendapat sambutan dan apresiasi yang baik. Semua akan menjadi lebih baik ketika seseorang bekerja dengan suasana hati yang baik dan semangat tinggi

Wallahu a’lam bi al-Shawab

Add comment July 11, 2008

Next Posts Previous Posts


 

November 2009
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

add url

blog teman

Blogroll

Discussion Forum

Download Link

link

news

undangan

Top Clicks

Recent Comments

edofaqeeh on Masalah Login
zulfikar on Masalah Login
edofaqeeh on aplikasi di fb (sekedar n…
blueblack on aplikasi di fb (sekedar n…
edofaqeeh on aplikasi di fb (sekedar n…

Spam Blocked

stat counter

counter create hit
Bookmark and Share

Powered by FeedBurner

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner

guestbook

Sign my Guestbook from Bravenet.com 
Get your Free Guestbook from Bravenet.com

technorati

Technorati search this blog all blogs
Ask questions, get answers, and share tips at  linkbuilding forum.

blog tutorial

info lowongan kerja

Info Lowongan Kerja
Lowongan Kerja Indonesia

yuk ngeblog

Yuk.Ngeblog.web.id

blog indonesia

flagcounter

free counters

feedjit-recent visitors

clustermaps

Tags

antivirus application apply Autorun cara menampilkan file database disembunyikan duplikasi exe facebook file file asli file disembunyikan file hilang files flashdisk folder folder options gratis hidden hidden file hidden files hidden folder hide indonesia kapasitas komputer laptop malam matematika mati media penyimpanan media simpan microsoft ms.word operating system protected sains sembunyi ufd usb Virus virus komputer windows windows explorer
Internet Sehat

Free Relevant Link Exchange

Sign up now for a high quality relevant link exchanges.

Aku untuk Negeriku, Bugiakso Blog Competition 2009
Amfibi Web Search & Directory
Solidaritas untuk anak Indonesia

samsung hope

the bobs

Pages

Archives

Meta

edo

SocialVibe