Posts Tagged files
Matikan Autoplay
Penyebaran virus computer yang tidak terkoneksi langsung dengan internet sebagian besar (menurut pengamatan saya diperkirakan hampir 90%) disebabkan karena autoplay yang aktif. Media penyebarannya adalah media simpan yang dihubungkan dengan computer, seperti misalnya CD ataupun USB Flashdisk. Oleh karena autoplay yang aktif, maka ketika media tersebut dimasukkan atau dihubungkan ke dalam computer, maka dengan leluasa virus akan menyebar dengan “memboncengi” autoplay. Hal ini juga disebabkan karena kebanyakan virus sekarang dibekali dengan kemampuan menyebar lewat autoplay tersebut. Oleh karena itu antisipasi yang dilakukan adalah mematikan autoplay yang merupakan jalan masuk dari virus.
Adapun cara mematikannya cukup sederhana, langkahnya adalah
- Buka Start Menu – Run
- Selanjutnya ketik gpedit.msc
- Lalu akan tampil jendela “Group Policy”. Selanjutnya pada Computer Configuration, pilih Administrative Tools – System, dan di sebelah kanan pilih Turn Off Autoplay. Pilih Enable – All Drive
- Cara yang sama juga dilakukan pada User Configuration
Dengan ini maka fitur autoplay akan mati/ tidak aktif sehinga penyebaran virus lewat jalur ini akan busa diantisipasi.
Winrar
Pengunaan winrar adalah cara selanjutnya untuk antisipasi penyebaran virus tanpa menggunakan antivirus. Winrar disini digunakan sebagai penjelajah atau Explorer sebagai ganti dari penggunaan Windows explorer. Dengan menggunakan winrar kita dapat menjelajahi dan melihat isi drive yang ada dalam computer, tak terkecuali USB Flashdisk yang merupakan salah satu jalur penyebaran virus seperti yang disebutkan sebelumnya.
Mengapa menggunakan winrar? Ini dikarenakan winrar dapat menjadi penjelajah dan system yang digunakan winrar adalah frame to frame tidak seperti windows explorer yang memungkinkan terjadinya penyebaran virus.
Cara menggunakan winrar dalam melakukan penjelajahan adalah dengan menggunaka tanda panah yang ada di samping kolom yang menunjukkan direktori. Dengan ini kita dapat menuju ke drive yang diinginkan sehingga dapat dilihat isinya apakah terdapat virus ataupun tidak. Selanjutnya ketika ada file yang diduga sebagai virus maka dapat langsung dihapus.

ni gambar contoh mematikan autoplay
Add comment January 7, 2009
Cara Lain Menampilkan Hidden File(s) 2
Buat anda yang tidak mau repot-repot mengikuti instruksi untuk menampilkan hidden file yang ada pada postingan saya sebelumnya, bisa menggunakan cara lain. Cara lain ini menggunakan software antivirus yang nyatanya made in Indonesia. Cara yang digunakan adalah dengan menggunakan ANSAV antivirus atau NAVI antivirus.
Pertama, menggunakan ansav, kita memanfaatkan fitur pada ansav yaitu hidden revealer. Caranya adalah buka ansav, pada toolbar pilih plugin. Disitu akan terlihat beberapa fitur, pilih hidden revealer. Setelah itu akan tampil jendela hidden revealer dengan 2 pilihan target yang diinginkan untuk ditampilkan file yang tersembunyi, mau hardisk atau removable disk. Atau paling bawah untuk memilih direktori file/ folder yang diinginkan. Lalu klik start dan tinggal tunggu sampai selesai. Setelah selesai maka file yang dihidden bisa kembali muncul.
Cara kedua adalah dengan menggunakan antivirus NAVI. Navi yang merupakan kepanjangan dari Narpes Antivirus mempunyai fitur yang juga untuk menampilkan hidden file. Caranya adalah pilih menu external tool. Nah menu tersebut bisa digunakan untuk menampilkan semua hidden file. Klik Saya katakana semua, karena setelah proses selesai, maka semua hidden file akan tampil termasuk file system dari windows juga. Mungkin ini suatu kelebihan atau suatu kekurangan, terserah anda bagaimana menilainya.
Wallahu a’lam bi al-shawab.
Add comment July 10, 2008
Ini Cara (Lain) Untuk Nampilin Hidden File(s)
Sekarang ini banyak terjadi kasus terjangkitnya komputer ataupun media simpan/penyimpanan seperti flashdisk (USB) oleh virus. Virus tersebut mengakibatkan berbagai efek yang pastinya merugikan bagi pemiiknya. Salah satu yang paling populer adalah file yang kita miliki ‘hilang’. Kata hilang disini bukan berarti hilang dalam arti sebenarnya, yaitu tidak ada sama sekali, tetapi istilah ‘hilang’ dalam arti file-file disemunyikan oleh virus dalam arti lain di-hidden oleh virus. Ini mungkin sangat menyebalkan. Bagi anda yang belum mengetahui mungkin sangat aneh ketika melihat kapasitas -flashdisk misalnya- milik anda yang isinya terlihat sedikit tetapi kapasitasnya tersita banyak. Dari situ bisa disimpulkan bahwa ada file yang disembunyikan/ di-hidden oleh virus.
Perlu diketahui sebelumnya, beberapa virus yang mengakibatkan file kita tersembunyikan sebelumnya memberikan efek yang bermacam-macam. Salah satu yang populer adalah file kita diduplikasi oleh virus menjadi file dengan ekstensi lain -contohnya adalah dirubah dengan ekstensi aplication atau .exe)-. Sedangkan file asli disembunyikan alias dihidden tadi. Beberapa file yang menjadi sasaran empuk virus untuk diduplikasi dan dihidden adalah folder, file ms.word (atau file ms. office lainnya) dan file gambar (dalam format jpg, jpeg dan lainnya).
(perlu saya tekankan juga sebelumnya bahwa yang saya contohkan adalah bagi pengguna komputer yang menggunakan operating system (OS) Windows dari Microsoft. )
Nah, bagi beberapa orang mungkin sudah mengetahui cara menampilkan file yang disembunyikan. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Bukalah jendela windows explorer.
2. Belanjutnya pilih opsi pada toolabar tool – folder options
3. Selanjutnya akan tampil jendela folder options. Langkah selanjutnya adalah pilih button view. setelah itu carilah opsi hidden file and folder. disitu terdapat 2 pilihan button – do not show hidden file and folder dan – show hidden file and folder. disini, pilih opsi show hidden file and folder. Selanjutnya klik apply dan ok. Setelah anda melakukan hal tersebut maka semua file dan folder yang tersembunyi -baik oleh windows sendiri atau sengaja oleh pengguna atau bahkan oleh virus- akan terlihat.
Cara di atas merupakan cara yang biasa digunakan oleh kebanyakan orang untuk menampilkan hidden file. Sekarang permasalahannya adalah ada beberapa virus yang menyembunyikan file ‘tidak hanya’ pada tahap hidden file and folder biasa, tetapi dalam tahap lanjut/ advance yaitu disembunyikan setara dengan PROTECTED OPERATING SYSTEM FILE. protected operting system file adalah file-file dalam windows yang sengaja disembunyikan untuk mencegah berbagai macam keadaan. Masalahnya, banyak virus sekarang yang menduplikasikan file kita dan menyembunyikannya pada tahap tersebut. disini saya berikan cara untuk menampilkan file dengan tingkat tersebut. Caranya adalah :
1. Ikuti cara yang di atas dari poin 1 – 3.
2. Sebelum meng-klik apply, scroll/ gulung jendela folder option tersebut sehingga terlihat pilihan – Hide Extension for Known Files type – Hide protected operating system files (Recommended) dan – Launch folder windows in a separate process.
3. Disini hilangkan centang/ceklis pada opsi Hide Extension for Known Files type dan – Hide protected operating system files (Recommended),
4. Pada saat menghilangkan centang pada – Hide protected operating system files (Recommended), akan muncul jendela konfirmasi : “You have choosen to display protected operating system (recommended) dan seterusnya, ini merupakan konfirmasi dari widnows sendiri karena ada beberapa file yang nantinya terlihat dan memang jika dihapus akan mengakibatkan widnows akan tidak berjalan sebagaimana mestinya. pilih “yes” saja.
5. Setelah itu klik apply dan ok.
Selanjutnya silahkan lihat pada media penyimpanan anda, akan terlihat file-file yang selama ini disembunyikan oleh virus. Dan untuk mengembalikan seperti semula (menyembunyikan operating system file yang kita tampilkan, tinggal tambahkan lagi saja centang pada opsi tadi.
selesai kan?!
PERLU DIKETAHUI
Bagi anda yang melakukan beberapa opsi diatas (menampilkan hidden file dengan cara kedua), pada drive komputer anda akan ada file-file yang selama ini tersembunyikan. File-file (dalam hal ini folder) akan terlihat pada drive C:/ D:/ dna lainnya. folder-folder yang akan terlihat adalah SYSTEM VOLUME INFORMATION dan RECYLER.
LEBIH LANJUT
Ada kalanya suatu virus mengakibatkan opsi “folder options” pada windows explorer tidak ada. Ini menjadi masalah baru yang membingungkan. Bagi saya ini masalah yang belum terpecahkan. Tapi beberapa kali mengalami kasus seperti ini, mungkin salah satu cara agar folder options tadi muncul kembali adalah dengan cara scan menggunakan antivirus
. (barangkali ada yang bisa membantu saya, dan sekalian bagi-bagi ilmu ke yang lain, diucapkan terimakasih…..).
Cara Lain Lagi
Cara ini menggunakan command prompt (cmd). Setahu saya ni merupakan cara paling konvensional untuk menampilkan hidden file. caranya adalah:
Klik Start Menu, lalu pilih menu Run. Setelah itu ketik “cmd” kemudian tekan enter. Setelah itu akan ada tampilan command prompt, kemudian pindahkan posisi kursor ke drive atau folder yang akan dicek, kemudian ketik perintah “attrib -s -h /s /d. Nah dari direktori yang dipilih tadi, file yang tersembunyi akan muncul.
Wallahu a’lam bi al-shawab
4 comments July 10, 2008













