Posts Tagged indonesia

Aku, Kompetisi dan Sumbangsih Negeri

Sebenarnya apa yang motivasi saya untuk ikut kompetisi blog ini? Yah, mungkin ada beberapa alasan. Alasan pertama mungkin karena ingin mengikuti kompetisi yang belum pernah saya ikuti, dan “kebetulan” saya punya komponen utama dari lomba itu, yaitu blog itu sendiri. Alasan kedua, mungkin karena saya ingin coba mengukur kualitas dari tulisan saya sehingga diminati oleh banyak orang. Alasan ketiga saya tertarik dengan tagline dari kompetisi ini “Aku Untuk Negeriku”. Itu mungkin salah satu faktor yang membuat saya tertarik dalam mengikuti kompetisi ini.

Aku untuk negeriku, itu merupakan tagline dari kompetisi blog ini. Dari tagline tersebut mungkin terbersit makna, sumbangsih untuk negeri, apa saja yang telah diberikan untuk negeri ini? Seberapa besar kita sudah berusaha untuk memajukan negeri ini? Atau sudahkah kita memberikan walau sekedar hal kecil yang berguna bagi negeri ini? Tentunya setiap orang dapat memiliki makna akan hal itu, karena itu tergantung dari masing-masing, karena hal ini tidak memiliki makna yang pasti.

Tentunya bagi seseorang yang merasa memiliki negeri ini, atau yang memiliki rasa memiki atau istilah kerennya sense of belonging terhadap negerinya, tentunya di hatinya terdapat rasa atau niat untuk memberikan sumbangsih untuk negeri ini. Lebih jauh lagi, ada pertanyaan yang terbersit, seberapa besar sumbangsih yang sudah diberikan untuk negeri ini?. Keinginan ini tentunya adalah keinginan mulia, karena menyangkut negeri, tempat dimana kita lahir, tinggal, mencari nafkah dan menjalani hidup.

Dan melalui kompetisi ini, para peserta berlomba-lomba dalam beranalogi lewat tulisan, dan berusaha menggunakan segala potensi yang dimiliki yang dituturkan lewat tulisan untuk memberikan sesuatu untuk negeri ini. Ini merupakan salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk sepenggal ide, sejumput saran atau segenggam harapan untuk negeri. Dan dengan semua itu teriring doa, semoga semua yang bisa diberikan bisa berguna bagi negeri ini.

Apa sumbangsih kita untuk negeri ini?

Add comment February 11, 2009

Karya Ilmiah Internasional

Saya sebagai mahasiswa banyak memakai referensi dari buku-buku yang ada dari luar negeri. Kekaguman saya muncul ketika beberapa penulis buku itu merupakan orang-orang asia. Ada rasa bangga yang muncul dari diri ini dengan adanya karya ilmiah berupa buku tersebut. Sebagai contoh, saya melihat banyak teman-teman saya di bidang statistika sering mengandalkan/ merujuk kepada buku karya Subbash Sharma dalam bidang Multivariate Analysis. Buku tersebut sering menjadi referensi utama bagi teman-teman statistika saya dalam menyelesaikan tugas ataupun masalah dalam bidang multivariat statistik. Buku tersebut juga sering menjadi rujukan bagi para dosen dalam mengajarkan teori statistika. Buku tersebut merupakan satu dari karya orang India yang merambah ke dunia Internasional.

Yang menjadi sudut pandang saya adalah, banyak atau sering kontribusi dunia internasional dalam bidang ilmu pengetahuan yang dilakoni oleh orang-orang India dan Cina. Contoh buku lainnya yaitu Introduction to Econometrics, yang penulisnya adalah Damodhar Gujarati. Dari tampilannya saja, kita bisa langsung menebak bahwa sang penulis adalah orang India. Banyak tersebar nama-nama orang Cina dan India dalam karya-karya di bidang ilmu pengetahuan, terlepas dari asumsi apakah orang tersebut memang orang Cina dan India asli ataupun bukan. Yang pasti dengan menggunakan nama tersebut, ia masih membawa budaya nenek moyangnya. Tentunya kita tidak sulit menebak nama dari orang-orang Cina dan India. Tentunya kita tahu karya yang dihasilkan oleh orang barat lebih banyak. Tetapi ada sedikit kebanggaan ada orang asia yang juga bisa berkarya dan bersaing di dunia internasional.

Dari keterangan tersebut, yang memperhatikan saya adalah mengapa tidak ada ataupun jarang sekali kontribusi-kontribusi seperti tadi dilakukan oleh orang Indonesia. Saya jarang atau bahkan belum menemukan karya dalam bidang ilmu pengetahuan yang penulisnya adalah orang Indonesia. Saya memohon maaf karena saya sejatinya belum menemukan hal tersebut. Mungkin yang baru saya ketahui adalah hanya tesis dari Andrea Hirata – sang penulis tetralogi laskar pelangi – dalam bidang ekonomi komunikasi yang menjadi menjadi salah satu rujukan penting dalam bidang ekonomi.

Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia bahwa karya salah satu putra negeri ini bisa ‘mendunia’. tetapi adakah karya-karya yang lain yang bisa mendunia? ini menjadi suatu ironi bagi bangsa yang merupakan salah satu negara berpenduduk terbanyak di dunia. Kita bisa bangga dengan para prestasi para siswa-siswi yang menjuarai berbagai olimpiade matematika ataupun sains yang lain. Tetapi kemana yang lainnya? Kemanakah orang Indonesia lain yang memiliki karya yang bisa mendunia dan bisa terkenal di dunia internasional? Akankah hanya segelintir orang saja yang dapat berprestasi? Ini merupakan tantangan tersendiri bagi para pemuda Indonesia. Jika kita bisa menghasilkan karya yang mendunia, maka tentunya kebanggaan itu tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri. Tetapi pasti dirasakan juga oleh seluruh negeri, karena kita bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi negeri ini.

Add comment February 7, 2009

Budaya

Dalam bebapa minggu ini saya menonoton beberapa film yang menyuguhkan nuansa budaya Cina, yaitu Kungfu Panda dan Red Cliff. yah mungkin salah satunya film yang sudah lama. tapi bukan itu yang perlu dipikirkan. Yang saya perhatikan adalah bagaimana orang Cina bisa menampilkan kehebatan dan kemegahan budaya yang dimilikinya. Mereka (orang Cina) mau dan rela budayanya dieksplorasi dan dieksploitasi – dalam hal ini dalam bentuk film. Mereka bisa bangga dengan ekplorasi yang dilakukan terhadap mereka tanpa takut kebudayaan tersebut hilang karena eksplorasi itu. Justru hal itu menjadikan budaya mereka menjadi lebih dikenal dunia. Dan keadaan ini sepertinya berbanding terbalik dengan yang terjadi dengan budaya Indonesia. Budaya Indonesia cenderung tidak dikenal di dunia karena kurangnya usaha mengenalkan budaya ke dunia. Sangatlah sedikit usaha – seperti halnya film tadi – yang bisa menjadi bentuk pengenalan budaya kita kepada dunia. Bahkan karena sedikitnya usaha-usaha pengenalan itu, memberikan peluang kepada Negara lain sehingga mereka bisa “mencuri” dan mengakui budaya tersebut merupakan budaya milik mereka. Tentunya kita masih ingat beberapa budaya kita – seperti reog, batik dan lainnya – yang dilansir oleh bangsa lain sebagai budaya mereka.

Di samping itu, tidak ada kesadaran dari para pemuda Indonesia untuk mengenal dan mempelajari budaya sIndonesia. Padahal kesadaran itu sangatlah diperlukan untuk melestarikan budaya yang ada. Jika itu bisa, maka niscaya budaya yang ada akan bisa dilestarikan. Saya sedikit bersyukur dengan adanya program televisi yang banyak menceritakan berbagai budaya yang ada. Tetapi jika dilihat, kebanyakan pelaku budaya tersebut adalah para sesepuh yang tentunya sudah berumur. Tidak atau jarang terlihat pelaku budaya tersebut adalah pemuda atau orang yang lebih muda. Jika ini terus terjadi, ketika sang pelaku budaya tadi – yang sudah tidak muda lagi – meninggal dan tidak ada yang mewarisinya, maka budaya tersebut akan hilang terkubur bersama jasad sang pelaku budaya tersebut. Apakah ini akan selalu terjadi di negeri Indonesia ini, yang merupakan negeri dengan ribuan budaya. Kapankah kesadaran untuk melestarikan budaya itu ada dalam benak para pemuda yang menjadi penerus para orang tua. Entah bagaimana usaha yang bisa dilakukan agar para pemuda di negeri ini bisa sadar akan kelestarian budaya yang ada. Semoga kesadaran akan budaya ini segera tertanam dalam jiwa para penerus bangsa ini

Add comment February 7, 2009

NOMOR URUT PARPOL PESERTA PEMILU 2009

Bagi Anda yang merasa tertarik untuk mengetahui nama dan nomor urut parpol yang akan mengikuti pemilu 2009, ini dia nomor urutnya.

NOMOR URUT PARPOL PESERTA PEMILU 2009
Thursday, 10 July 2008
1. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
2. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI)

4. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
5. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
6. Partai Barisan Nasional (PBN)
7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
9. Partai Amanat Nasional (PAN)
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB)
11. Partai Kedaulatan
12. Partai Persatuan Daerah (PPB)
13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
14. Partai Pemuda Indonesia (PPI)
15. Partai Nasional Indonesia Marhanenisme (PNI-M)
16. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)
17. Partai Karya Perjuangan (PKP)
18. Partai Matahari Bangsa (PMB)
19 Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
20. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
21. Partai Republika Nusantara (PRN)
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya (Golkar)
24. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
25. Partai Damai Sejahtera (PDS)
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI)
27. Partai Bulan Bintang (PBB)
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
29. Partai Bintang Reformasi (PBR)
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat (PD)
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI)
33. Partai Indonesia Sejahtera (PIS)
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)

untuk lebih jelas, bisa mengunjungi situs KPU langsung, atau baca beritanya disini.

2 comments July 10, 2008

Komputasi Sains a la Pak Kyai

Suatu ketika pak kyai shalat di masjid. Di situ pak Kyai melihat sajadah yang diperuntukkan kepada imam arahnya agak melenceng ke kanan (tidak lurus ke arah barat). Selanjutnya pak Kyai menanyakan perihal sajadah tersebut kepada pengurus masjid, karena seyogyangya arah kiblat di Indonesia adalah ke arah barat. Sang pengurus masjid yang ditanya menjawab bahwa sebelumnya ada seorang ‘alim yang mengunjungi masjid tersebut dan mengatakan bahwa arah kiblat di masjid tersebut kurang benar.beliau menganjurkan untuk menggeser arah kiblatnya agak ke arah kanan (utara). Pertimbangan beliau adalah bahwa jika dilihat di peta, maka jika ditarik garis lurus ke arah barat, maka tidak tepat mengarah ke Ka’bah (Mekkah), sehingga perlu adanya sedikit penggeseran pada arah kiblat. Atas jawaban pengurus masjid tersebut, pak Kyai mengajukan pendapatnya : “kalau memang begitu adanya, anda harus membuktikan kebenaran arah tersebut. Untuk membuktikannya anda harus memastikannya dari Mekkah langsung dan mengarahkannya ke Indonesia. Bisa jadi anda menggunakan tali untuk mengecek kebenaran/ kelurusan arah kiblat tersebut dengan menggunakan tali yang ditarik lurus dari Ka’bah ke Indonesia”. begitulah jawaban pak Kyai. Mendengar penjelasan tersebut, sang pengurus masjid akhirnya kembali mengarahkan sajadah ke arah barat.

Pada kasus ini jarak sangat menjadi poin penting. Jika arah kiblat di Indonesia kita geser beberapa derajat sedikit ke kanan, maka secara logika ketika kita tarik garis lurus -mungkin bisa kita misalkan menggunakan tali- maka derajat pergeseran tersebut akan terakumulasi seiring dengan jauhnya jarak Indonesia-Arab Saudi. Dan kemungkinan besar arah yang didapat melenceng jauh dari yang dituju-dalam hal ini adalah Ka’bah-. Dengan argument seperti ini maka pergeseran arah kiblat ini akan berpengaruh terhadap kiblat itu sendiri.

Dalam Matematika (dalam hal ini dikhususkan bidang Matematika Komputasi/ Informatika), permasalahan seperti ini masuk dalam pembahasan ilmu Komputasi Sains / Scientific Computing. Ilmu ini dipergunakan untuk menganalisa keseluruhan perhitungan matematis dalam komputer. Dalam contoh nyata, Komputasi Sains salah satunya dipergunakan untuk menentukan arah satelit atau pesawat ruang angkasa yang akan dikirimkan ke luar angkasa. Sebagai contoh, suatu pesawat yang akan dikirimakan ke Bulan, perhitungan arahnya akan dihitung sampai beratus-ratus angka di belakang koma. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi arah yang benar. Sama kasusnya dengan penentuan arah kiblat diatas, jika arah yang akan diambil terdapat sedikit pergeseran dari arah yang benar, maka dengan jauhnya jarak yang dituju, derajat pergeseran yang terjadi akan terakumulasi sehingga arah yang dituju akan bergeser jauh dari sasaran. Kasus penggeseran kiblat diatas merupakan penjelmaan dari contoh pengiriman satelit ini.

Jadi, secara tidak langsung, Pak Kyai sudah menggunakan teori Komputasi Sains dalam kasus peggeseran arah kiblat. Ta’alallahu ‘ala ‘adzimi ilmihi. Wallahu a’lam

1 comment June 3, 2008


 

November 2009
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

add url

blog teman

Blogroll

Discussion Forum

Download Link

link

news

undangan

Top Clicks

Recent Comments

edofaqeeh on Masalah Login
zulfikar on Masalah Login
edofaqeeh on aplikasi di fb (sekedar n…
blueblack on aplikasi di fb (sekedar n…
edofaqeeh on aplikasi di fb (sekedar n…

Spam Blocked

stat counter

counter create hit
Bookmark and Share

Powered by FeedBurner

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner

guestbook

Sign my Guestbook from Bravenet.com 
Get your Free Guestbook from Bravenet.com

technorati

Technorati search this blog all blogs
Ask questions, get answers, and share tips at  linkbuilding forum.

blog tutorial

info lowongan kerja

Info Lowongan Kerja
Lowongan Kerja Indonesia

yuk ngeblog

Yuk.Ngeblog.web.id

blog indonesia

flagcounter

free counters

feedjit-recent visitors

clustermaps

Tags

antivirus application apply Autorun cara menampilkan file database disembunyikan duplikasi exe facebook file file asli file disembunyikan file hilang files flashdisk folder folder options gratis hidden hidden file hidden files hidden folder hide indonesia kapasitas komputer laptop malam matematika mati media penyimpanan media simpan microsoft ms.word operating system protected sains sembunyi ufd usb Virus virus komputer windows windows explorer
Internet Sehat

Free Relevant Link Exchange

Sign up now for a high quality relevant link exchanges.

Aku untuk Negeriku, Bugiakso Blog Competition 2009
Amfibi Web Search & Directory
Solidaritas untuk anak Indonesia

samsung hope

the bobs

Pages

Archives

Meta

edo

SocialVibe