Saya sebagai mahasiswa banyak memakai referensi dari buku-buku yang ada dari luar negeri. Kekaguman saya muncul ketika beberapa penulis buku itu merupakan orang-orang asia. Ada rasa bangga yang muncul dari diri ini dengan adanya karya ilmiah berupa buku tersebut. Sebagai contoh, saya melihat banyak teman-teman saya di bidang statistika sering mengandalkan/ merujuk kepada buku karya Subbash Sharma dalam bidang Multivariate Analysis. Buku tersebut sering menjadi referensi utama bagi teman-teman statistika saya dalam menyelesaikan tugas ataupun masalah dalam bidang multivariat statistik. Buku tersebut juga sering menjadi rujukan bagi para dosen dalam mengajarkan teori statistika. Buku tersebut merupakan satu dari karya orang India yang merambah ke dunia Internasional.

Yang menjadi sudut pandang saya adalah, banyak atau sering kontribusi dunia internasional dalam bidang ilmu pengetahuan yang dilakoni oleh orang-orang India dan Cina. Contoh buku lainnya yaitu Introduction to Econometrics, yang penulisnya adalah Damodhar Gujarati. Dari tampilannya saja, kita bisa langsung menebak bahwa sang penulis adalah orang India. Banyak tersebar nama-nama orang Cina dan India dalam karya-karya di bidang ilmu pengetahuan, terlepas dari asumsi apakah orang tersebut memang orang Cina dan India asli ataupun bukan. Yang pasti dengan menggunakan nama tersebut, ia masih membawa budaya nenek moyangnya. Tentunya kita tidak sulit menebak nama dari orang-orang Cina dan India. Tentunya kita tahu karya yang dihasilkan oleh orang barat lebih banyak. Tetapi ada sedikit kebanggaan ada orang asia yang juga bisa berkarya dan bersaing di dunia internasional.

Dari keterangan tersebut, yang memperhatikan saya adalah mengapa tidak ada ataupun jarang sekali kontribusi-kontribusi seperti tadi dilakukan oleh orang Indonesia. Saya jarang atau bahkan belum menemukan karya dalam bidang ilmu pengetahuan yang penulisnya adalah orang Indonesia. Saya memohon maaf karena saya sejatinya belum menemukan hal tersebut. Mungkin yang baru saya ketahui adalah hanya tesis dari Andrea Hirata – sang penulis tetralogi laskar pelangi – dalam bidang ekonomi komunikasi yang menjadi menjadi salah satu rujukan penting dalam bidang ekonomi.

Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia bahwa karya salah satu putra negeri ini bisa ‘mendunia’. tetapi adakah karya-karya yang lain yang bisa mendunia? ini menjadi suatu ironi bagi bangsa yang merupakan salah satu negara berpenduduk terbanyak di dunia. Kita bisa bangga dengan para prestasi para siswa-siswi yang menjuarai berbagai olimpiade matematika ataupun sains yang lain. Tetapi kemana yang lainnya? Kemanakah orang Indonesia lain yang memiliki karya yang bisa mendunia dan bisa terkenal di dunia internasional? Akankah hanya segelintir orang saja yang dapat berprestasi? Ini merupakan tantangan tersendiri bagi para pemuda Indonesia. Jika kita bisa menghasilkan karya yang mendunia, maka tentunya kebanggaan itu tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri. Tetapi pasti dirasakan juga oleh seluruh negeri, karena kita bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi negeri ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s