Seronok dan Rasa Terimakasih untuk Upin-Ipin

Posted: March 23, 2011 in Bahasa
Tags: , , ,

Upin Ipin

menyambung kepada tulisan saya sebelumnya, setidaknya ada beberapa kata dalam Bahasa Indonesia yang acapkali mendapat stigma negatif ketika diucapkan. contohnya senonoh. kata lainnya yaitu Seronok. (maaf, mungkin stigma negatif hanya dari saya pribadi 🙂 ).  saya berpendapat demikian karena dari pandangan saya orang2 Indonesia (sekarang) kurang mengetahui arti sebenarnya dari kata seronok tersebut. Jika kita lihat arti kata itu di KBBI :

se·ro·nok a menyenangkan hati; sedap dilihat (didengar dsb): dl dunia keronggengan ini suara pesinden itu sama-sama — dan menarik hati;
me·nye·ro·nok·kan v menimbulkan rasa seronok;
ke·se·ro·nok·an n perihal (yg bersifat) seronok

keprihatinan ini diiringi dengan keprihatinan lain yaitu bahwa orang2 Indonesia sekarang sudah banyak lupa (baik arti maupun) kata2 dalam Bahasa Indonesia. mungkin ini cukup memprihatinkan jika para pemerhati Bahasa mengetahui hal ini.

Tapi saya bersyukur, karena stigma negatif dari kata “seronok” sudah mulai pudar, dan salah satu ” usaha tak disengaja” itu muncul karena tayangan animasi Upin dan Ipin. ya, serial animasi dari negri jiran ini (bagi saya) memiliki andil dalam menghilangkan stigma negatif tersebut.

Bagi yang (pernah) menonton serial Upin dan Ipin, pasti tau, ketika mereka berdua menjumpai sesuatu yang bagus akan berkomentar “Seronok Sekali” yang (kebetulan serial ini berbahasa Malaysia dan) diterjemahkan menjadi “bagus sekali” atau sebagainya. dari sini setidaknya orang2 menjadi tau bahwa arti sebenarnya kata tersebut.

harapan saya semoga hanya ini kasus yang memprihatinkan menyangkut Bahasa Indonesia. semoga orang2 Indonesia (mau) kembali mengenal bahasanya sendiri, bahasa bangsa dan persatuan negara ini. Bahasa Indonesia. amin []

Ta’aalaallahu bi ‘Adziimi Nashrihi

Advertisements
Comments
  1. robikucluk says:

    wah kok kata “seronok” menurut gw pribadi konotasinya negatif bgt yee … apa cuma asumsi kita aja maklum anak komplek jarang buka kamus masbro hehehe

    😀

    • edofaqeeh says:

      nah, itu dia. orang2 Indonesia sekarang sudah terlanjur terbenam ke pengertian (yg sesat) bahwa “seronok” itu berarti negatif. padahal dalam KBBI (yg notabenenya adalah sumber valid utk kosakata Bahasa Indonesia) kata tersebut malah berarti baik/ tidak negatif..
      makanya semoga usaha untuk ‘memulihkan makna baik’ kata ini (dan kosakata lainnya) bisa berhasil..
      mohon dukungannya masbro.. 😀

  2. Bukik says:

    Beneeeer. Lebih banyak yang punya kamus bahasa Inggris daripada kamus bahasa Indonesia.
    Banyak orang mudah menghujat bahasa Indonesia tidak memadai, padahal tidak tahu kosa kata yang pas

    • edofaqeeh says:

      bener pak. menghujat dgn sumber yang belum tentu benar. KBBI udah jarang yang buka..
      yg banyak terjadi sekarang, pemahaman kosakata menjadi kabur bahkan salah…
      contohnya seperti kata (tidak) senonoh itu..
      ada lagi, “tak bergeming”, orang2 banyak yg bingung, yg artinya “bergerak” itu yang mana..
      btw, terimakasih banyak sudah mampir pak 🙂

  3. abu4faqih says:

    Wah kalo begitu berarti ada yang sudah membuat budaya kelirumologi atas penggunaan kata-kata itu, bahkan saya pun menganggap diam tak bergeming itu berarti diam dan tidak bergerak #salah kaprah 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s