Archive for the ‘belajar’ Category

adalah suatu keniscayaan bahwa perbuatan baik akan dibalas dengan perbuatan baik

Advertisements

Kompas, Jumat, 13 Juni 2008 | 01:42 WIB

EVY RACHMAWATI

Malam hari adalah saat bagi kita untuk merebahkan diri di atas ranjang hingga terlelap tidur. Tatkala tidur, hampir semua organ tubuh mengistirahatkan diri. Tak heran jika tubuh kita lebih bugar ketika bangun tidur pada pagi hari.

Tidur juga dapat membuang sel-sel rusak dan mengganti dengan yang baru dengan meregenerasi dan membentuk sel baru. ”Tiap hari ada sel-sel mati, tapi dengan jumlah tertentu dan diregenerasi dengan sel-sel baru. Harus ada keseimbangan antara sel-sel mati dan sel-sel tumbuh. Kalau tak ada regenerasi, fungsi organ akan turun,” kata ahli THT Syahrial dari FKUI-RSCM.

Namun, tidak semua sel beristirahat saat kita tidur. Ada juga sel-sel yang tetap bekerja saat tidur, misalnya jantung dan paru-paru. Akan tetapi, saat tidur kapasitas kerja organ tersebut pada tingkat metabolisme sel terendah (jumlah minimal energi yang dipakai untuk kehidupan dasar), di antaranya denyut jantung menurun.

Tidur selama 6-8 jam cukup untuk mengistirahatkan semua sel. Menurut Syahrial, tidur berlangsung dalam empat fase, saat awal tidur dengan non-rapid eyes movement (non-REM) sampai memasuki REM, dan akhirnya tidur nyenyak (dream sleep). Kalau fase tidur lelap cukup lama, istirahatnya cukup baik. Itu bisa dibedakan melalui analisis gelombang otak. ”Kalau tidur terganggu, proses regenerasinya akan terganggu,” kata Syahrial.

Jika lama tidur minimal enam jam, waktu dream sleep akan terpenuhi. Sementara kalau tidur kurang dari enam jam, fase dream sleep berkurang sehingga lebih sulit mencapai regenerasi semua sel. ”Tubuh kita diciptakan sedemikian rupa sehingga siang hari beraktivitas dan malam hari beristirahat. Pada siang hari, dream sleep lebih susah dicapai karena pengaruh hormonal, suhu ruangan, dan suara berisik,” ujarnya.

Ahli fisiologi FKUI-RSCM, dr Moehammad Djauhari, menjelaskan, saat tidur terjadi peningkatan produksi hormon pertumbuhan yang berguna untuk menyimpan dan memperbaiki struktur protein. Sintesis protein dibutuhkan saat penggantian jaringan. ”Tubuh punya irama harian. Jadi, tidur siang tidak akan selelap tidur malam. Karena itu, sekresi hormon untuk mengganti protein lebih efektif jika tidur malam,” katanya.

Selain menguraikan simpanan lemak, hormon pertumbuhan juga berfungsi memengaruhi metabolisme tubuh dan menyebabkan dikeluarkannya hormon lain seperti insulin-like growth factor (faktor pertumbuhan yang menyerupai insulin/IGF). IGF-1 berfungsi untuk pertumbuhan dan mempertahankan tulang, IGF-2 untuk pertumbuhan organ tubuh bukan tulang.

Meningkatnya hormon pertumbuhan terjadi saat kita tidur maupun beraktivitas fisik. Berdasarkan irama harian, hormon pertumbuhan meningkat saat tidur lelap menjelang larut malam, sekitar pukul 10-12 malam. Lewat tengah malam, produksi hormon itu menurun dan sedikit naik lagi pada pukul tiga dini hari. ”Semua hormon itu ada irama hariannya, ada jam- jam tertentu produksi meningkat. Jadi, kita akan kehilangan masa puncak produksi hormon pertumbuhan kalau tidur terlalu malam,” kata Djauhari.

Seseorang juga lebih mudah mengantuk dan tidur lelap malam hari, terutama jika pencahayaannya gelap karena terjadi peningkatan hormon melatonin yang dibutuhkan untuk lelapnya tidur. ”Belum ada bukti secara ilmiah apakah tidur siang juga memproduksi hormon pertumbuhan dalam jumlah sama dengan malam hari,” ujarnya.

Gangguan kesehatan

Daniel Kripke, co-director riset di Scripps Clinic Sleep, di La Jolla, California, kepada majalah Time baru-baru ini menyatakan, pada tahun 2002, ia membandingkan tingkat kematian pada lebih dari satu juta orang dewasa Amerika, sebagai bagian dari studi pencegahan kanker, terkait rata-rata lama tidur mereka setiap malam. Studi serupa juga dilakukan di Eropa dan Asia Timur.

Studi memperlihatkan, seseorang yang tidur 6,5-7,5 jam setiap malam, hidup lebih panjang. Seseorang yang tidur delapan jam atau lebih maupun tidur kurang dari 6,5 jam per hari ternyata tidak hidup lebih panjang. Ada banyak risiko terkait dengan tidur terlalu banyak dan tidur terlalu pendek. Tidur selama 8,5 jam sedikit lebih buruk dibandingkan dengan tidur selama lima jam.

Tingkat kesakitan terkait dengan lama tidur sangat singkat dan sangat panjang diasosiasikan dengan banyak penyakit, di antaranya depresi, obesitas, dan penyakit jantung. Akan tetapi, lama tidur dilihat dari standar kesehatan di tempat sama ternyata tidak jauh berbeda. Yang terbanyak adalah 7-8 jam, tetapi ada beberapa orang tidur selama enam jam dan sembilan jam.

”Seseorang yang tidur 6,5-7,5 jam diperkirakan hidup lebih lama, tetapi alasan, penyebab, dan efeknya belum diketahui. Jadi, belum dipahami apakah seseorang yang tidurnya singkat dapat hidup lebih lama dengan memperpanjang waktu tidur, dan apakah seseorang yang tidur panjang dapat hidup lebih lama dengan memasang alarm jam agar bisa bangun lebih awal. Ini masih perlu tes lagi,” ujarnya.

”Kita bisa mencegah insomnia dan mengurangi stres hanya dengan memberi tahu seseorang bahwa tidur singkat bukan masalah,” kata Kripke. Selama ini kita dianjurkan tidur 8-9 jam sehingga kita sulit memulai tidur dan sering bangun sepanjang malam. Studi memperlihatkan, pada penderita insomnia, dengan tidak berbaring di atas tempat tidur jika tidak mengantuk dan mengatur waktu tidur akan membantu tidur lebih lama. Mereka jadi percaya diri dan tak khawatir sulit tidur jika berada di ranjang.

Tidur adalah kebutuhan

Sebelum Thomas Edison menemukan listrik pada tahun 1880, orang tidur rata-rata 10 jam per hari. Kini, menurut National Sleep Foundation, orang Amerika rata-rata tidur 6,9 jam setiap malam dan 7,5 jam semalam pada akhir pekan. Diperkirakan 40 juta orang Amerika berjuang mengatasi gangguan tidur per tahun.

”Kelompok yang dapat tidur optimal makin sedikit. Seseorang yang tidur hanya enam jam atau kurang akan mengalami banyak masalah,” kata Dr Chris Drake, peneliti senior Henry Ford Hospital Sleep Disorders and Research Center di Detroit sebagaimana dikutip HealthDay News.

Meski kalangan ahli merekomendasikan tidur 7-8 jam tiap malam, lama tidur yang diperlukan tiap individu bisa bervariasi. Namun, efek kurang tidur terhadap kinerja seseorang dapat segera terlihat. Jika Anda mengubah kebiasaan tidur, efeknya segera terlihat. Anda dapat membuat keputusan buruk dan kehilangan sesuatu,” ujarnya.

Dalam jangka panjang, gangguan tidur bisa menimbulkan masalah kesehatan di antaranya obesitas, hipertensi, masalah jantung, dan depresi. ”Hormon pemroses nafsu makan mulai terganggu yang ditandai berkurangnya jumlah leptin (hormon penekan nafsu makan) ketika seseorang tidur terlalu singkat. Pada saat sama, ghrelin (hormon pendorong nafsu makan) meningkat jika kurang tidur,” kata Drake.

Kurang tidur juga mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur glukosa dan dapat menyebabkan peradangan yang bisa memicu masalah jantung dan meningkatkan tekanan darah. Stres juga dialami seseorang jika kehilangan waktu tidur.

Tipe seseorang yang kurang tidur juga dibagi dalam dua kelompok. Pertama, kelompok yang pergi tanpa cukup tidur sebagai bagian dari budaya. Seseorang bangga pada dirinya jika sedikit tidur. Anda akan mendengar seseorang dengan bangga mengatakan ”saya hanya butuh enam jam untuk tidur setiap malam”. ”Jadi, agar terkesan maskulin,” kata Direktur Sleep and Performance Research Center di Washington State University Dr Greg Belenky.

Pada kelompok lain, seseorang tidur dalam waktu pendek karena mengalami gangguan tidur di antaranya insomnia, henti napas saat tidur sehingga sering terbangun. Henti napas saat tidur paling banyak dijumpai pada kasus gangguan tidur dan akan berdampak serius jika tidak diobati. ”Anda bangun karena henti napas saat tidur. Anda tidak dapat tidur dan bernapas saat bersamaan. Ini faktor risiko berkembangnya penyakit kardiovaskular,” ujar Drake.

Banyak orang yang mengalami gangguan tidur akan menggunakan obat-obatan sedatif. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyerukan kepada para produsen obat-obatan sedatif-hipnotik untuk memperjelas label peringatan mereka. Aksi ini sebagai tindak lanjut laporan bahaya reaksi alergi dan efek samping terhadap perilaku pasien seperti sering menelepon, mengonsumsi makanan, atau berhubungan intim saat tidur.

Drake dan Belenky menyatakan, pil tidur bagus digunakan dalam jangka pendek atau hanya merupakan solusi sementara. Jika seseorang mengalami insomnia atau mencoba tidur pada waktu yang salah karena telah bepergian melintasi wilayah dengan perbedaan waktu, penggunaan pil tidur bisa efektif. Akan tetapi, pil tidur ini tidak akan membantu masalah tidur yang kronis.

Departemen Kesehatan Amerika Serikat memberi sejumlah tip untuk mendapat waktu tidur bagus, di antaranya tidur sesuai jadwal, menghindari konsumsi kafein, nikotin, dan alkohol sebelum tidur, menghindari konsumsi daging terlalu malam, bersantai sebelum tidur, membaca buku atau mendengar musik irama lembut. Jika masih terjaga setelah lebih dari 20 menit berbaring di ranjang, bangun dan kerjakan sesuatu yang membuat relaks hingga mengantuk.

Agar regenerasi sel-sel tubuh tercapai, gangguan tidur harus dicari penyebabnya. Jika tidak segera diatasi, masalah tidur itu akan menghambat regenerasi sel-sel sehingga menurunkan fungsi organ tubuh.

”Apabila seseorang berubah jam tidurnya dari malam hari jadi siang hari, ada yang bisa beradaptasi tapi banyak juga yang jadi lebih mudah sakit,” ujar Syahrial.

Dunia internet berkembang begitu cepat, dari web statis berkembang menjadi web dinamis.
Dunia PHP adalah salah satu dunia pemrograman internet, yang menjalankan web dinamis

[:]Anda membutuhkan Server Console.

Pilih salah satu:
1. PHPTriad, cari di google.com keyword: download phptriad
2. XAMPP (Lebih Proffesional), cari di google.com keyword: download XAMPP, atau klik link ini : XAMPP | Apache Friends | Alternatif WebServer PHP

Jika kesulitan menemukan program diatas, email saya: black.scorpio.night@gmail.com
Baca aturan pakainya…lanjutkan sendiri mudah kok…

[:] Setelah terinstall dengan baik
anda bisa mulai coba

>> script 1:
—————–
<?
echo “Selamat datang di dunia PHP”;
?>
—————–

Nanti hasilnya: Selamat datang di dunia PHP

>> script 2 (Perkenalan Variabel $xx):
—————–
<?
$nama = b_scorpio;
echo $nama;
?>
—————–
Nanti hasilnya: b_scorpio

>> script 3 (Perkenalan Function()):
—————–
<?
function birthday() {
$age = 20;
}

birthday();

echo $age;
?>
—————–
Nanti hasilnya: 20

Sampai di sini anda mungkin sudah ahli, jadi ya saya loncati saja…
[:] Perkenalan PHP super globals

Tabelnya:

$GLOBALS

Contains any global variables that are accessible for the local script. The variable names are used to select which part of the array to access.

$_SERVER

Contains information about the web server environment.

$_GET

Contains information from GET requests (a form submission).

$_POST

Contains information from POST requests (another type of form submission).

$_COOKIE

Contains inform from HTTP cookies.

$_FILES

Contains information from POST file uploads.

$_ENV

Contains information about the environment (Windows or Mac).

$_REQUEST

Contains information from user inputs. These values should not be trusted.

$_SESSION

Contains information from any variables registered in a session.

*penting !!:
Kedepannya anda akan sering berhadapan dengan PHP super globals.

>> Script 4
—————–
<?php
$my_string = “b_scorpio”;
echo “Belajar PHP dengan $my_string di www.ilmuwebsite.com“;
?>
—————–
[:] Permasalahan Dobel Quote

>> Script 5
—————–
<?php
// ini tidak bisa bekerja karena ada Dobel Quote pada tag HTML
echo “<h2 class=“specialH2”>www.ilmuwebsite.com</h2>”;
?>
—————–
>> Script 6
—————–
<?php
// Dobel Quote dapat diatasi dengan menggantinya dengan Single Quote
echo “<h2 class=‘specialH2’>www.ilmuwebsite.com</h2>”;
?>
—————–
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Perkenalan dengan PHP